Minggu, 02 Juni 2013

Cerpen Dinda Si Jufe [Jurig Facebook]

Dinda Si Jufe (Jurig Facebook)
Add caption
Bangun tidur, nyari hp, online, FACEBOOKAN, update status, tarik selimut, tidur lagi, bangun lagi, nyari hp, bengong... itu lahk gue (Dinda widiasyira putri, seorang mahasiswi berjilbab tingkat 3 jurusan pendidikan biologi di sebuah universitas swasta). dan itulah rutinitasku setiap paginya,,, HAHAHAHAHAHAHA. Belum sampai disitu saja ada kebiasaan yang lebih unik lg, tepatnya bukan unik sih tapi malah aneh yaitu tidur di kamar mandi. Kayaknya kamar mandi bagi seorang dinda bukan sekedar kamar mandi tapi bisa dijadiin kamar tidur plus tempat nongkrong (facebookan sambil mp3an). Kayaknya wajib sewa toa dimesjid pinggir kosan tuh, dijamin ampuh buat bangunin dinda” sahut ka sita dari balik pintu luar kamar mandi.Rese ni konco-konco kosan pelangi pada JAYUS (jail dan usil) semua ni awas kalian semuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa celetus Dinda dengan nada keras dan muka garang dari dalam kamar mandi, ia baru bangun dari tidur yang ke 3 kalinya.  30 menit berlalu dan akhirnya keluar juga tuh JUFE (jurig facebook) alias Dinda dari kamar mandi.  Kenapa ehk kenapa dia di panggil JUFE, dan jawabannya karena ehk karena dia itu tiada hari bahkan tiada detik di manapun dia berada pasti facebookan dan apa apa yang dia lakukan pasti diupdate tuh ke facebook. Terkecuali dikarenakan 2 hal yaitu pada saat gax punya pulsa atau Hpnya sedang lowbat. Eitsssssssssssssssssssssss lupa masih ada LAPTOP tuh dan modem hasil ngojeg punya tetangga HAHAHAHAHAHAHA. Selain itu masih banyak warnet berjejeran, apalagi hotspot area. Ini kan tahun 2013 bukan zaman primitif lagi. Jadi tak perlu risau dan galau lagi  kalau HP or laptop tidak berfungsi untuk online. Gitu aza kho repot hehe,,, selalu ada kesempatan dan jalan untuk online-online.
Sekarang ngampus gx din? sahut ka Sita dari jendela kamarnya, ngampus ka jawabku dengan nada pelan. Ka Sita adalah tetangga kamar kosan yang selalu minjemin modem. Jam berapa emang masuknya? ka Sita kembali nanya. Jam 10.20 ka” sahut Dinda,  lho ini kan udah jam 10.30 celetuk Sofi teman sekamarku, Apaaaa......? dengan nada tinggi dan muka kaget, aku pun bergegas siap-siap untuk berangkat ke kampus. “penyakit permanen lupa sarapan pagi”, “telat berangkat ke kampus, bagi ku sudah biasa”, “segarkan aku ya Allah supaya aku tidak mengantuk di matkul ini” baru saja, itulah setatus-setatus yang di update Dinda selama perjalanan menuju kampus sampe tiba di kelas. Ga heran lagikan dengan julukan kecenya JUFE. 2 jam pun berlalu mata kuliah pertama telah selesai, masih ada 1 matakuliah lagi yaitu jam 15.00, masih banyak waktu buat  pulang ke kosan, nyari makan, istrihat dan yang paling utama itu adalah online. tiba di kosan, ku letakan tas di meja dan langsung berbaring di atas kasur pinggir jendela kamarku sembari pegang HP yang selalu nempel di tangan kananku. Yang tidak lain sedang membuka jejaring sosial facebook. Bagi ku facebookan itu adalah rutinitas yang tak pernah tertinggal di kamus harianku. Tapi pandanganku berbeda dengan orang-orang yang telah terjerat cinta di facebook, bagiku facebook adalah sekedar hiburan belaka,  aku bisa tertawa, sedih, ngerasa jengkel, berbagi cerita, bersama mereka temen facebookku dan belum tentu juga yang di omongin di facebook itu sama dengan kenyataannya. Anehnya aku tidak mengerti dengan orang-orang yang sampai jatuh cinta sama teman facebooknya dari mana datangnya rasa itu??? (dari jempol) HAHAHAHAHA ...... Mana mungkin Cuma bermodalkan fhoto, identitas yang belum tentu keasliannya terus chating atau saling berkomentar di setatus-setatus mereka itu bisa sampai saling suka bahkan saling jatuh cinta dan lebih parahnya lagi ketemuan, jadian, pacaran, trus married dech. OH no no...., aku gx percaya sampai segitunya.
Bahkan katanya fasha ungu sama adelia pun awalnya nemu di facebook tuh, ahk jangan yang jauh-jauh dech bahkan ka sita ama pacarnya juga berawal dari facebook, temen SMA, tetangga dan masih banyak lagi semua yang merajut cintanya sampe ke jengjang pernikahan berawal gara-gara facebook. KHO BISA? (dan itu masih tanda tanya gede, di kepalaku). Kalau facebook itu sampai nemuin soulmate-soulmate mereka W.O.W dech facebook tuh, tapi itu gx bakalan terjadi di hidupku dan kalaupun terjadi.... ahk.... gx mungkin dech. Facebook itu hanya dunia maya,,, ingat hanya maya dinda dan kalau maya gx nyata donx. Tiba-tiba ekspresi mata ku melotot kaget saat liat layar hp ku banyak pemberitahuan. Aku pun dengan penuh rasa penasaran satu persatu membuka pemberitahuan itu deredetttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt ternyata semua pemberitahuan dari  BUDAK NARSIS, dia nyumbang jempol plus komen photo-photo ku dari yang terbaru ampe yang terjadul. Apa apaan ni BUDAK NARSIS kebayang ni anak ngobrak ngabrik FB gua sambil garuk-garuk kepala yang gax gatal,, dan parahnya lagi komennya itu lho nyakitin.... ngeledek semua. Dengan rasa kesal bin jengkel aku pun tak mau kalah, aku pun mebalas komennya satu persatu. Walaupun tangan ni udah pegel ngetik tapi tak mengurungkan niatku tuk membalas kata-kata ledekannya itu. Kring..kring..kring nada sms bunyi, “masuk dinda”. aku pun langsung Ofline dan segera bergegas untuk masuk matkul terakhir. Selama proses pembelajaran aku pun tak begitu konsen dengan apa yang di jelaskan oleh dosen embriologi, masih memikirkan temen facebook yang bernama BUDAK NARSIS itu. Baru kali ini aku nanganin temen FB yang super nyebelin itu “liat aja nanti tunggu pembalasanku heyyyyy... BUDAK NARSIS” gerutu dinda dalam hatinya.
Ketika aku lagi online, Tiba-tiba Tring tring,,, bunyi wall dari seseorang,,
BUDAK NARSIS
budak jore?
BUDAK JORE
Iya balesku singkat
BUDAK NARSIS
Aku.. aku..aku..
BUDAK JORE
Iya kenapa? Ada apa?
BUDAK NARSIS
Suka suka suka
BUDAK JORE
Suka?? Siapa?? Ma siapa??
BUDAK NARSIS
Aku suka sama kamu
Kalau tidak keberatan boleh minta no Hpnya?

ni orang GAJE banget ngelindur kali ya, sumpah baru kali ini aku benar-benar kehabisan kata-kata buat bales chatingnya mesti bales apa, dan berkata apa (sambil ngetuk-ngetuk jari di atas keyboard) 3 menit berlalu dan akhinya tiba-tiba jariku menekan tombol
BUDAK JORE
08382778xxxx
BUDAK NARSIS
Terimakasih budak jore
Lanjut di mesage ya
Tidak lama HP ku pun berbunyi dan ternyata itu sms dari dia.
Dari peristiwa saling bertukar no HP, mulai dari situlah aku mulai menganal dia. Dia Dendrian pratama sosok yang tinggi dengan memiliki mata sifit dan alis yang tebal, itu pun hanya sebatas tau dalam photo aslinya only god know. Dia sekarang sedang study di jepang dia mengambil jurusan sastra jepang, dia mendapatkan beasiswa. Katanya sih, dia waktu ikut pendaftaran beasiswa itu, cuma iseng-iseng doang bersama adeknya, ternyata takdir mengijinkannya untuk mencari ilmu di negri sebrang sana kyoto jepang.
Sering saling komen status, smsan dan cating bareng, aku tak tahu apa yang aku rasakan, hari-hariku terasa berbeda setelah mengenalnya semakin penuh warna, dia selalu membuatku senag, tertawa, bercanda bersama, dia anknya gokil banget ternyata. Dia selalu meluncurkan  kata-kata gokil yang bisa buat aku gax bisa nahan tawa apalagi dengan kata-kata andalan narsisnya yang membuatku suka untuk ngeledeknya balik. Disaat aku merasa suntuk dengan tugas-tugasku dan disusul dengan ujian tengah semesterku dia selalu memberi semangat dengan mengirim kata-kata motivasi dan lagu-lagu yang bisa buat aku lebih semangat. ini adalah kata-kata yang paling aku ingat darinya saat ujian tengah semester hari pertama “Good luck, semoga di beri kemudahan dan kelancaran, apabila ada soal yang susah panggil z nama ku 3x,, dendrian.. dendrian..dendrian.. pasti aku datang,, kalau gx datang-datang juga berarti gx ada angkot hehehe.. ni ada lagu penyemangat buat kamu “Mujhse Dosti karoge” (lagu india).
BUDAK NARSIS ini selalu bikin aku senyum-senyum sama layar HP, dikira sengklek atau autis ma temen-temen udah biasa.
Disaat dia tak ada nongol di FB ataupun tak ada sms darinya aku merasa sepi, aku merasa langit tak secerah kemarin, matahari tak lagi menampakn senyumnya, bintang pun bersembunyi di balik awan hitam, lalu rembulan free tak memberikan sinarnya, hanya semilir angin dan hening yang kurasa. HAMPA BEUUUD (hampa banget)  kalo kata-kata anak alay mah. Sebenarnya apa yang sedang dirasa. Ada rasa yang beda dalam diri ini,,, aku tak tahu rasa apa ini??,, mmm aku bingung dan amat teramat bingung.
Malam ini, seperti malam-malam biasanya,, semua anak-anak kost ngumpul di kamarku, maklum kamarku adalah bascamp anak kosant pelangi.  Setelah seharian sibuk sama kesibukannya masing-masing. Malam ini anak-anak saling cerita tak jauh dari jalan cerita cintanya masing-masing atau tentang gebetannya yang di FB. Sebenarnya, aku juga ingin cerita sih,, tentang yang aku alami dan aku rasankan saat ini. tentang, temen deketku  yang di facebook. Tapi kalau aku cerita,, omongan yang dulu aku omongin ke mereka tentang, apa-apaan sih punya pacar di facebook. Cuma modal foto sama identitas doang, emang bisa?. Nanti mereka bilang apa ke aku. Ya udah aku hannya diam saja, ngedengerin cerita-cerita heboh mereka. Tapi,, aku juga pingin cerita,, cerita Gax ya..???  “tahan-tahan dinda,, jangan cerita ke mereka”, gerutu hatiku.
Tapi, lama-kelamaan, mereka pada curiga dengan tingkahlaku ku yang sibuk sendiri sama senyum-senyum sendiri sama HP yang ku pegang. “ tiba-tiba suasana yang tadinya rame menjadi hening semua anak kos termasuk sofi dan ka sita matanya tertuju padaku. Dinda, kamu ini kenapa sih senyum-senyum dan sibuk sendiri, kaya orang yang autis saja” sahut ka sita. “ ga ko, ga apa” sahut ku. “sini, coba liat HPnya, lagi smsan sama siapa sih??” sofi langsung merebut HP dan membaca isi smsku.“Hey,, temen-temen, ternyata dinda lagi smsan sama temen FBnya, yang namanya Dendrian loh,, hahaa,, cie-cie Dinda” sahutnya. . setelah mendengar ungkapan dari Sofi, temen-temen di kost pun langsung heboh. Semua anak kosan mengepungku dan mengintrogasiku. “Dendrian itu siapa? dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang di lontarkan dari masing-masing anak kosan. Dendrian itu temen facebookku, dengan nada pelan dinda menjawab. Sekarang kamu baru ngerasainkan, yang di rasain sama kita-kita..” ujar ka sita, “Senjata makan tuan niH ceritanya, hhaa” celetuk sofi. Tapi kita bahagia kho liat dinda sekarang beda dengan dinda kemaren-kemaren, sekarang lebih ceria dan rajin dalam hal apapun. Tenyata ada someone di balik perubahan itu semua Achieeeeeeeee, semoga berlanjut ya din. Kapan lagi.com kamu kaya gini udah lama kamu tak seceria ini.
2 minggu berlalu hubungan ku dengan Dendrian pun berjalan dengan baik dan komunikasi pun tetap berjalan lancar.
“Oh iya, besok ada tanggal merah ya,, horeeeee libur,, lumayan ada 2 hari buat pulang ke rumah. Besok pulang akh” gerutu dalam hati Dinda.
.5 jam berlalu dihabiskan dalam bis, kebayangkan udah berapa puluh tuh yang di updatein dinda ke FB selama 5 jam perjalanan. Dan hasilnya banyak yang ngeWall ke dinda bahwa semua beranda dipenuhi status-satus dinda, HAHAHAHAHA. Jarak ke rumahku sangat jauh. Bisa-bisa gosong ni pantat. HEU tapi hadirnya BUDAK NARSIS dalam hariku sejauh apapun perjalanannya tetap tak terasa boring,hehehehe makasih BUDAK NARSIS. Setelah sesampainya di rumah, akupun langsung menciun punggung telapak tangan ibu dan bapakku. Tidak hanya mereka masih ada 3 rumah lagi yang menyambutku. Sudah biasa dengan keluarga besarku yang selalu heboh dengan kedatanganku. Ini lahk saat-saat yang aku rindukan selama berada jauh dari mereka. Mereka menyambut dengan penuh senyum padaku. Setelah itu akupun langsung kekamar, beristirahat. Setelah lelahku hilang, malamnya lanjut dengan mengobrol bercerita bersama keluarga besarku di ruangan tengah. Suasana yang amat hangat. Tiba-tiba berapa usiamu sekarang celetuk bapak, (pura-pura tidak tahu). 21 pak, jawab dinda. bagaiman kuliahmu bukankah setahun lagi kamu akan wisuda??? 21 itu bukan angka sedikit dan penuh tanggung jawab. Aku tidak tahu apa yang sedang di omongin bapak dan mengarah kemana pembicaraannya itu, iya pak mudah-mudahan mei 2014 aku sudah jadi sarjana minta do’a nya saja pada ibu bapak. Jawabku dengan terbata-bata. Tanpa kamu meminta do’a itu selalu terucap untuk anak-anaknya sahut ibu, tak ada lagi yang di harapkan selain melihat seorang anak bahagia dan sukses hanya itu harapan kami selama hidup. Sepertinya pembicaraan semakin mengarah kearah yang serius tiba-tiba suasana pun mendadak hening.
 “Din, kamu sekarangkan udah dewasa, terus sebentar lagi kuliahmu selesai. Pasti kamu akan menghadapi tangga kehidupan berikutnya yang lebih serius dan penuh tanggung jawab, yaitu menikah.”
Perkataan bapak, membuatku tertunduk lemah pada sebuah kursi yang terbentang di ruang tamu, kakiku seakan tak bisa menopang berat tubuhku, dadaku sesak seakan menahan beban berat yang kasat mata. pandanganku pun langsung tertunduk dan berpikir dengan memutar otaku lebih keras memikirkan perkataan selanjutnya setelah bapak mengatakan itu. “ sebenarnya bapak dan ibu, berniat akan menjodohkanmu, kira-kira” kamu setuju tidak?” ucap bapak, melanjutkan perkataannnya tadi. Tapi bapak tidak akan Memaksa kamu jika kamu sudah mmempunyai pilihan kamu sendiri.  Sambil menghela nafas dan memandang kedua mata bapak dan ibu dengan penuh keberanian, aku memberanikan untuk menjawab pertanyaan itu, “Pa, Bu, Dinda ngerti, niat bapak dan ibu itu adalah untuk kebaikan ku juga, tapi,, tapi,,” aga berat aku untuk mengungkapkan perkataan selanjutnya, namun aku harus mengatakannya. Sambil pandanganku tertunduk, aku pun melajutkan ucapanku “Tapi, dinda sudah punya pilihan dinda sendiri ”. “sama siapa? Tanya ibu. Ternyata anak kita laku juga ya pak,, iya bu. Hmmm’ emangnya dinda barang laku tidaknya. Gerutu dinda dengan bibirnya di moyongkan alias manyun.
Aku pun menceritakan kepada bapak dan ibu mengenai orang yang ku pilih, yaitu Dendrian, “Dia  Dendrian, aku kenal dia melalui facebook. “Facebook itu yang internet itu” sahut ibu. “Iya bu pak” jawabku singkat. “kamu pernah bertemu dengannya, atau tidak pernah sama sekali dan kamu kenal dengannya sejak kapan”, nada bapak bicara makin tinggi dan dengan muka penasaran, karena ia mendengar mengenal dia dari facebook. Dengan rasa takut dan deg-degan akupun nekat untuk menjawab pertanyaan bapak, kenyataan yang sebenarnya, “belum sama sekali,, tapi aku yakin dia orang baik dan serius sama Dinda,,”  So yakin padahal cuma modus doank biar Ibu dan Bapak berhenti mengurungkan niatnya untuk menjodohkanku. Sebenarnya aku juga bingung aku punya hubungan khusus alias pacaran atau hanya sebatas teman dekat saja. Sempat ku menanyakan tentang pengakuanya menyimpan rasa suka terhadapku itu serius atau hanya april mop saja, dan jawabannya
“aku serius,
 I don’t know why..
sometime i feel so confiused,
why am ihave to fallin in love with someone,
but actually you are so far away from where i am”.
Ketika mendengar jawaban itu, bingung ku bertambah levelnya menjadi 7, bingung harus bales apa. Dan aku pun mengirimkan sebuah sms yang isinya
“tidak ada yang salah dengan sebuah rasa,
 karena dia bisa datang atau pergi kapanpun selagi dia mau,
karena kita tidak akan pernah tau misteri tuhan,
dia lah sang membolak-balikan hati,
biarlah misteri itu terungkap satu persatu dengan kita menjalaninya”.
Dan akhirnya kita memutuskan menjalani skenario yang telah tuhan sediakan untuk kita, biarkan dia menonton FTV kita. Mengenai endingnya mau sad ending ataupun happy ending selebihnya itu tergantung pada kehendaknya.
Memangnya asli orang mana dia???, tanya ibu. Sukabumi bu, tapi sedang study di jepang dia mendapatkan beasiswa, sahut ku. Apaaaa sukabumi?? Jepang??, aneh-aneh saja kamu ini din, celetuk bapak. dilanjut komentar ibu, di zaman sekarang ini jangan terlalu mudah percaya sama orang lain,, apalagi ini Cuma lewat facebook, kita ga tahu aslinya dia,,” perkataan itu sepertinya tidak asing lagi. Benar kata-kata itu adalah kata-kata yang sering di lontarkan oleh bestfriend ku kepada  ku.
Sebagai seorang ibu, ibu hanya bisa memberi nasehat-nasehatnya kepadaku. Ibu dan bapak hanya tidak ingin kamu terluka nantinya atau menyesal dikemudian hari. Nasehat-nasehat ibu ada beneranya juga, tapi kenapa dalam hati ini aku merasa yakin dengan Dendrian. Ya sudah jika memang dia itu bersungguh-sungguh padamu, maka dia akan meluangkan waktunya berusaha pulang ke indo untuk menemuimu celetuk bapa. Sebenarnya ibu dan bapak hanya mengetes kamu saja din, habisnya ibu dan mbapak menunggu kamu membawa calon yang kemudian akan di kenalkan kepada kami. Tapi kenyataaannya calonmu jelas-jelas amat jauh keberadaanya. Wajarlahk ibu dan bapak was-was dengan pasangan hidup yang ku pilih kelak, karena aku adalah satu-satunya keturunan keluarga yang masih single maklum aku anak bungsu dari 2 bersaudara. Apalagi  keluaraga kami mempunyai tradisi yaitu keturunannya akan menikah dengan kerabat jauh untuk mempererat tali persaudaraan. Tapi hanya ada 1 orang yang tetep kekeh dengan pilihanya sendiri yaitu paman, dia memilih seorang wanita asli orang bandung. Aku salut sama paman dia tetap yakin dengan pilihannya sendiri tanpa tergoyahkan oleh keluarga. Acungi beratus-ratus jempol dech atau perlu beribu-ribu jempol dah tuh buat pamanku. Karena sesungguhnya hanya diri sendiri yang bisa meyakinkan apakah pasangan yang kita pilih pantas untuk dipertahankan atau tidak. Setelah mendengar ucapan bapa aku pun berfikir memutar otak ku,, dengan meyakini hati ku sendiri. Mau jauh ataupun dekat bila sudah waktunya siapun dia Dendrian atau yang lain maka dia akan segera dekat denganku. Ya masih ada alloh biarkan dia yang mengatur semua itu. Akhinya aku lega, kirain teh benar-benar akan dipaksa di jodohkan sama ibu dan bapak.
Keesokan harinya, aku pun kembali ke kosanku. Dan aku mencoba untuk menghubungi Dendrian karena beberapa jam berlalu aku berfikir keras dan merenung tentang semua perkataan dan nasehat ibu dan bapak yang aku cerna dalam-dalam. Sampai-sampai aku pun lupa facebookan terutama menghubungi Dendrian. Namun entah mengapa, akhir-akhir ini ia sangat sulit untuk dihubungi, di facebook pun tak nongol. Kenapa gx telphon saja ya, ahk urungkan saja niatmu untuk nelphon dinda, nelphon ke luar negri kan mahal, hehehehe. “Sebenarnya kamu itu lagi apa sih??? Missing you. Berbicara sama HP. Melihat keadaanku yang tidak dari biasanya apalagi ditambah raut mukaku yang dari tadi cemberut sambil fokus liatin HP, ka sita dan sofi pun bertanya padaku “kenapa din kamu?? Biasanya kamu selalu ceria, tp kenapa raut mukamu sedih seperti itu???”. Sepertinya aku sedang galau dech kalau kata anak-anak alay mh. Malahan galaunya udah naek level jadi tinggkat ibu kota bukan provinsi lagi. Hahahahahaha ka sita dan sofi malah mentertawakanku setelah mendengar pernyataan dinda. dinda hanya tertunduk tanpa merespon ledekan mereka. “Pasti kamu galau gara-gara dendrian ya???” Tanya ka sita. “Memangnya sudah sampai mana sih hubungan kamu dengan dendrian???, aku lupa baca tabloid hari ini, hehehe” Lanjut pertanyaan sofi. Entahlahk, aku juga bingung aku merasa cemburu saat dia saling komentar dengan temen FB cewe, aku merasa kangen saat dia tak nongol di FB, dan aku merasa jengkel saat dia tak menyapaku ketika dia online. setelah mendengar semua perkataan dinda, ka sita dan sofi pun malah lanjut ngeledek dinda sambil mentertawakan dinda. hahahahaha dinda..dinda baru kali ini lihat dinda galau kaya gini mesti di abadikan ni, “ahaaaaaa ... bagaimana kalau kita vidio aja buat kenang-kenangan di masa depan.” Celetuk sofi. Dinda pun makin geram dengan ledekan-ledekan mereka. Dinda tak kuasa menahan amarah juga kekecewaan yang ia rasakan, karena yang dinda butuhkan saat ini adalah pendapat atau nasehat dari temannya yang bisa buat bangun dari kegalauan itu. Akan tetapi yang dinda peroleh hanya ledekan, dinda pun lama kelamaan meneteskan air matanya. Dan seketika ka sita dan sofi pun diam, dan berhenti meledek kemudian sibuk berusaha menenangkan dinda yang berujung menangis itu. Dinda, ma’af ya jika perkataan kami tadi ada yang menyinggung mu, kami tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya diam sambil merasakan kesedihan ini, gays sebenarnya ini bukan salah kalian aku begini karena aku benci pada diriku sendiri. Dulu saat dia memberikan pengakuannya padaku tentang menyimpan sebuah rasa terhadapku, aku tidak merasakan rasa apapun terhadapnya. Tapi kini tepatnya malam ini aku merasakan rasa itu, rasa ini benar-benar ada untuknya. ka sita dan sofi pun sangat merespon kata-kata yang diungkapkan oleh dinda. din jika kamu benar-benar memiliki rasa itu maka ungkapkanlah, mungkin saja dia adalah yang terbaik yang dipilihkan alloh untukmu. Buanglah gengsi, jaim ataupun malu itu sebelum kamu menyesal nantinya. Tapi masalahnya aku masih ingat perkataanku di awal-awal kita berkenalan “status itu gx penting, yang penting kita merasa nyaman”. Dan aku masih ingat jelas kata-kata yang di send untuknya. “din apa yang kamu alami hari ini itu pernah aku alami sebelumnya bersama pacarku yang dari FB jg”, ucap ka sita. Tapi aku dan ka sita tuh berbeda, ka sita masih beruntung pacarnya dekat satu negara masih di negara indonesia, nah aku berbeda negara aku di indo dan dia di jepang. tapi aku pun terus berperang dengan hatiku sendiri, untuk memantapkan hati ini pada Dendrian. Walaupun akhir-akhir ini dia benar-benar sulit untuk dihubungi, di sms pun dia tak membalas.
Satu minggupun berlalu. Ketika sore menghampiri, kring.. kring..kring suara telphon bunyi, seketika aku mengangkatnmya “hallo asllamualikum” ku kira Dendrian “eumm, gimana kabar pilihan kamu itu, dikejutkan dengan suara bapak. Aku pun berbincang-bincang dengan bapak di telphon. Tapi yang jelas aku tidak menceritakan yang sebenarnya tentang Dendrian.
Sebulan berlalu, hari ini tepat sebulan dari mulai aku mengenal Dendrian. namun masih belum ada kabar dari Dendrian. Harapanku semakin memudar saja, sepertinya aku mulai putus asa. Dalam lamunanku, bertanya-tanya Apakah kamu hanya mempermainkanku Dendrian, disaat aku merasakan rasa ini kenapa kamu menghilang dari hari ku. Apa yang harus aku lakukan ya alloh untuk memantapkan hati ini??? Tiba-tiba lamunanku pun terhenti dikejutkan dengan pertanyaan ka sita dengan nada keras seperti biasa dengan posisi tubuh setengan badan nongol dari jendela kamarnya, “bagaimana din ada kemajuan gax??? Jadi hubungan kamu dengan dia  apa, HTS, TTM, PACARAN atau hanya sekedar TEMAN DEKAT saja???” masih dengan pertanyaan yang sama yang selalu dilontarkan oleh ka sita, awalnya aku selalu wolss we tidak terlalu merespon pertanyaan itu tapi kali ini mendengar pertanyaan yang di lontarkan ka sita aku pun makin berfikir keras bahwa aku membutuhkan suatu pernyataan untuk sebuah kepastian. Yaa tepatnnya kepastian tentang hubungan aku dan dendrian.
Sebenarnya aku tidak tau harus berbuat apa dan berkata apa, ini benar-benar sebuah kejutan, setelah aku mendengar pengakuan dari kamu bahwa kamu menyukai ku, . Karena yang aku tau aku tidak memiliki sesuatu yang spesial dalam diri ku.
Awalnya aku berfikir kenapa semua ini terjadi hanya dalam sebuah keadaan yang abu-abu, kamu berada di tempat yang sangat  jauh dari tempat ku berada. Tuhan aku menginginkan yang nyata bukan hanya sekedar khayalan belaka,.. akan tetapi siapa yang tau misteri tuhan itu seperti apa dan mungkin ini termasuk ke dalamnya. Aku mencoba menjalaninya seperti waktu sebelum aku mengenal kamu akan tetapi terasa ada yang berbeda aku merasa sepi,.. mungkin ini semua karena aku sudah terlanjur mengenal kamu yang diam-diam  masuk ke dalam kehidupan ku yang membuat hariku menjadi penuh warna canda dan tawa. Aku tidak tau dari mana datangnya kebahagiaan itu dan aku tidak tau cara seperti apa yang telah kamu gunakan untuk membuatku bahagia.
aku hanya berkata terima kasih kepada waktu yang telah memberi kesempatan untuk mengenal kamu dan aku senang mengenal kamu. Mungkin aku akan menunggu sekenario dan kejutan-kejutan yang lainnya untuk aku jalani kedepannya.
 ABU-ABU, Itu adalah judul sebuah catatanku di FB yang  di tag kepada BUDAK NARSIS alias Dendrian.
Aku tidak ofline aku masih menunggu dendrian di FB tiba-tiba ada 1 pemberitahuan. Dan itu benar-benar dari BUDAK NARSIS dia memberi komentar pada catatanku. “only god know”.
 tring..tring..tring.. bunyi wall dari seseorang, ternyata dari BUDAK NARSIS alias Dendrian,
“ Dinda, maaf kemarin aku ga ngasih kabar kamu, Aku ada tugas kuliah yang bener-bener nyita waktu aku.
ujar Dendrian,dengan rasa bersalah.
 “iya, ga apa-apa,
“Gimana kabar kamu din???”
“Baik alhamdulillah, sendirinya gimana???”
“Syukur dech kalo gitu mah, alhamdulillah istimewa. Hehe”
“Emangnya tugas apa sampai sebegitu sibuknya??”
“Pidato B.jepang din pusing gak masuk-masuk, waktunya mepet tgl 4 mei di tesnya.”
Aku pun mengirimkan kata-kata motivasi untuknya juga sebuah lagu jason mraz “lucky” untuknya seperti yang dia selalu lakukan saat memberi semangat padaku..
Dilanjut pertanyaan ku selanjutnya,
“emangnya kamu gx kpengend pulang bertemu dengan keluargamu??”
“Pengen banget din cuman aku bukan orang tajir yang bisa pulang pergi gitu aja,..”
“Sabar ya semua ada waktunya..”
“Iya tapi kangend sama someone yang ingin ku lihat segera,..”
“Pasti your mom ya,,??”
“Pastinya dan ada 1 someone,,”
“Kapan kita bisa bertemu,,”
Entahlahk, yang lebih realnya mungkin aku pulang 4 tahun lagi,..
semoga masih ada waktu yang berpihak kepada kita untuk mempertemukan kita nanti.
4 tahun bukan waktu yang singkat, kini aku dan Dendrian pun memutuskan menjalani hidup yang sedang berjalan dan sama-sama berusaha dan fokus dalam menggapai mimpi, asa, dan cita-cita masing-masing di tempat yang berbeda. Yaitu aku di indonesia dan Dendrian di kyoto jepang.
Tapi aku masih belum tenang dengan apa yang sedang aku rasakan terhadapnya saat ini yang belum sempat terucap padanya, karena selama ini sulit untuk jujur terhadapnya hanya karena bermodalkan gengsi. Masih ingat dia sempat berkata padaku “apa susahnya jujur sih”. Dan saat ini aku akan mengungkapnya. Mungkin lewat inbok FB lebih baik.
Bismillah.. semoga aku tak salah,
Aku merasakan lelah karena ulaku sendiri,
Gengsi, malu, dan jaim ..ku buang hari ini,
Memang dulu aku benar2 tidak merasakan rasa itu,
tapi tidak tau kenapa tiba-tiba hadir..
yaa bahwa aku menyukaimu,
aku ungkapkan selagi aku bisa mengungkapkanya..
4 jam berlalu tepat jam 09.01 minggu pagi kini masih belum ada nongol sama sekali dendrian online, aku pun makin resah dan putus asa. Ku ambil air wudhu dan bersujud kepada-Nya melaksanakan shalat sunah duha, tak ada yang lebih menenangkan hati ini selain mengadu padamu ya alloh. Dalam do’a ku selipkan harapku, berharap apapun balasannya dan apapun yang terjadi selalu berikanlah yang terbaik untuku.
Tring..tring..tring.. 1 pemberitahuan FACEBOOK (1 pesan baru),
BUDAK NARSIS
Rasamu yang sekarang telah terungkap,
sama halnya seperti rasaku kemarin yang begitu menyiksa batin ini,
namun setelah ku bertafakur, aku pun sedikit bisa menyimpulkan bahwa memang alangkah indahnya menjalin sebuah persahabatan yang dilandasi rasa saling menjaga, bukanlah sebuah hubungan seperti orang2 (pacaran)
yang nantinya menimbulkan dosa2 yang menurut kita pembuktian sayang kepada pasangan yang bukan mahromnya,
mudah-mudahan dengan persahabatan yang kita jalin, melabuhkan kita kedalam ikatan yang sakral.
BUDAK JORE
Amin ..
Alhamdulillah lega,
Memang itu yang sedang aku pikirkan..
Biarlahk kita saling menjaga dan mengingatkan sesama muslim..
“persahabatan ibarat sebiji benih yang ditanam, disiram dan di jaga rapi agar mengalir melalui kekuatan akarnya. Tunas yang kian berputik subur. Membesar menumbuhkan pohon. Berkembang menyerata ranting. Menimbun hijau dedaunan yang tak terhitung. Mewangi bunga-bungaan penuh aroma keharuman. Dan menghasilkan buah ranum yang segar dan menyehatkan. subhanallah” [enter]
W.O.W dech tu kata-kata, hasil dari mana lagi kalo bukan dari ngorehan ti bah GOOGLE hahahaha. Kalo ngerangkai sendiri kapan jadinya tu kata-kata. Udah zamannya bah GOOGLE yang siap membantu setiap masalah (kecuali masalah duit, beda deui eta mah) kapan aja dan dimana aja (asalmah aya pulza wen), thanks bah GOOGLE.
            Aku lega mendengar jawaban sementara yang menghasilkan sebuah kepastian yang aku tunggu-tunggu selama ini, yaaa.. walaupun hanya sebatas sebuah persahabatan tapi entah kenapa keputusan itu membuatku bahagia dan mersakan ketanangan hati, mungkin itu jalan yang terbaik untuk kita. tapi dalam hati aku dan dendrian masih merajut harap dan niat tuk kedepannya menjadi lebih baik dari seutas hubungan persahabatan menjadi sesuatu yang istimewa yang diridhoinya. Selebihnyaa itu tergantung pada kehendak-Nnya.
Ya alloh aku sadar aku tidak memiliki daya upaya, aku hanya mampu berencana. Tentang sebuah rasa yang telah kau titipkan, itu adalah kado terindah untuku. Tapi semua terserah kepadamu jua. Aku yakin engkaulah yang paling tau, mana yang terbaik untuku. Jika memang Dendrian adalah jodohku maka jagalah dia juga perasaannya untuku. Jika bukan jodohku maka gantilah dengan seseorang yang lebih darinya. Lebih tulus mencintaiku.
Bagaimana kelanjutan dari kisah dua manusia yang terhalang jarak dengan begitu banyak perbedaan, berbeda negara juga waktu yang sebenarnya mereka sama-sama saling memiliki rasa dan jawabannya “only god know” ini bukan akhir dari segalanya. Aku tidak akan berhenti menulis sebelum menemukan ending sebenarnya. Sad ending atau happy ending nantinya antara aku dan dia ? yang penting aku akan menjalaninya dengan penuh rasa syukur. Aku yakin semua yang terjadi dalam hidup ini bukan semata-mata karena kebetulan tapi semua itu telah digariskan-Nya.

THE END

Cerpen Gerimis Cinta



GERIMIS CINTA
 Saat ku membuka mata, seluruh sudut kamarku sudah tersinari oleh cahaya mentari pagi. Aku pun terbangun dan menengok jam beker ku, Ya ampun gaw ...at ...t ..t .t (tapok jidat) udah pukul 07:15 gimana ni! Bisa-bisa aku terlambat kesekolah. Aku pun cepat-cepat mandi, ganti baju, dan berpamitan pada orang tuaku. Setelah itu aku pun berangkat ke sekolah. Sepanjang perjalanan burung-burung pun berkicau riang dan dihiasi langit biru yang indah, ini bertanda bahwa hari ini sangat cerah. Tak ada tanda-tanda untuk datangnya hujan hari ini, tapi aku tak pernah free membawa payung dalam tas ku. Mungkin itu sudah menjadi kebiasaan ku dari mulai aku TK, dan kebiasaan itu kebawa sampai sekarang aku SMP. Gax kebayang kalau kebiasaan itu kebawa sampe SMA, kuliah, nenek2 dech... hahahaha. Dan di tengah perjalanan aku pun berhenti sejenak lalu melihat jam tanganku, Ya.... ampun ni bel masuk tinggal 5 menit lagi, mana ada tugas B. Indonesia lagi membuat cerpen selama libur. Gimana ni aku kan belum ngerjain tugas itu. Aku pun berlari dengan secepat mungkin. Untung saja aku pun segera tiba di pintu gerbang dan bel masuk pun berbunyi. Tiba-tiba ada suara dari belakang “hai Nida kamu terlambat ya? Aku pun menengok “ O... kamu ya nicki, kamu juga kesiangan ya? Tanyaku. “iya ni soalnya semalam habis nonton bola jadinya terlambat dech sekarang” jawab nicki. “Eh kalian mau masuk atau tidak?? Malah ngobrol, Teriak pa satpam sekolah dengan muka geram. Dengan serempaknya nida dan nicki menjawab “Mau pak”. Nida pun masuk ke kelasnya dan nicki pun sebaliknya ke kelasnya kebetulan kelas kami bersebelahan aku kelas 9 A dan nicki kelas 9 B. Untung saja bu meti belum masuk jadi aku bisa langsung duduk dengan tenang sambil mengatur nafas ku dalam-dalam. “kenapa kamu kho ngos-ngosan gitu sih kaya habis di kejar-kejar anjing gila saja, terus kesiangan lagi” ucap yanti temen sebangku ku. “soalnya semalam aku habis chating ma kenalan baru aku ampe tengah malam dech”, jawab nida. Dasar hobby kamu itu gak pernah hilang-hilang ya,lanjut ucap yanti. Jelaslah chating itu hobby permanenku yang mungkin ampe tua pun aku tetep jadi nenek Gaul yang suka chating. Hahahahaha” ucap nida.  Hmmmm ... kamu itu bisa aja ngejawabnya, padahal kan hari ini tu hari pertama masuk sekolah dan bagiannya si nenek cerewet. Hus jangan ngomong gitu tau! Bisa-bisa ni kalo nenek sihir denger ntar kamu di kasih nilai min lho, Gitu-gitu juga kan  dia itu guru kita yang harus kita hormatin. Ucap nida dengan kata-katanya yang So bijak. “Ehk.. ehk.. katanya harus di hormatin tapi kamu malah bilang yang lebih parah dari aku nenek sihir” celetuk yanti. Upzzz keceplosan, sahut nida sambil cungar-cengir. “O... iya kamu udah ngerjain tugas belum?” tanya yanti. Justru itu aku belum ngerjain tugas ni gimana donk??? Tidak lama kemudian pun bu meti datang dan menyapa kami “selamat pagi anak-anak”. Pagiiiiiiiiiiiiii buuuuuuuuuuuuu. Ayo kumpulin segera tugas kalian 2 minggu yang lalu kata bu meti. Baik bu! Lalu nida pun menggerutu di belakang “yanti giman ni bisa-bisa aku di suruh bersihin WC lagi” lalu bu meti pun memanggil nida, “Ni...d...da mana tugas kamu?? “Ma’af bu lupa” dengan singkat dan beraninya nida menjawab bu meti. Kalau begitu sebagai hukumannya kamu harus membersihkan WC . Sudah tau kho bu! Celetuk nida. Kalau begitu tunggu apalagi cepat bersihkan selama pelajaran ibu. “baik bu” kata nida. Nida pun segera membersihkan  WC, ya ampun kotor banget bau lagi. Lalu aku tak sengaja mendengar pembicaraan nicki dan teman-temannya di luar. “Ehk nic lihat tu cewek yang loe suka sedang di hukum, kasian tau bantuin tuuuh” kata temen-temennya nicki. lalu nicki pun menghampiri ku dan aku pun pura-pura  cuek sama nicki. “Nngapain kamu kesini?” tanya nida. “bantuin kamu” jawab nicki. Gak usah lah! Gak usah repot-repot aku juga bisa sendiri kho!!!. Kalo gitu ni minuman buat kamu, kamu pasti haus kan?. nicki memberi nida sebuah minuman dingin. “Kalo minuman boleh tuh” makasih ya, sahut nida. Nida pun langsung meminum minuman  dingin dari nicki. Nicki pun tersenyum melihat nida minum yg tak terkontrol saking hausnya. “chieee.. chieee.. ada pasangan serasi ni” celetuk teman-temannya nicki sambil menghampiri kami. Apaan sih kalian biasa aja kali, dengan kompaknya nida dan nicki menjawab ledekan mereka. Che.. ile.. kompak bener, bener-bener pasangan serasi ya. “Terserah dech kalian mau ngomong apa”. Kata nida dengan nada sedikit jengkel. Bel masuk pun berbunyi. Ehk aku duluan masuk kelas ya nic. Kata nida. Nicki pun hanya mengangguk sambil tersenyum manis. Akhirnya hari pertama masuk sekolah yang paling nyebelin usai juga. Yanti berkata. “Ehk nid aku duluan ya soalnya langit mendung dan aku harus ngantar mamah ku ke butik” ucap yanti. Ya udah ga apa-paa kho, “lagian aku juga mau mampir ke toko buku dulu mau nyari novel” sahut nida. Sampai di pintu gerbang, lalu ada teman-temannya nicki yaitu rindra, endi, ramon dan veri. Mereka berkata “ehk nid dapet salam tuh dari nicki”. Tapi nida pun tak merespon sedikit pun perkataan mereka, karena mereka itu kan suka mainin persaan cewek udah gitu So Cool gitu dech alias playboy. Akhirnya mereka pun pergi. Ya ampun ujannya makin deras aja untung aku bawa payung, gak sia-siakan kebiasaan membawa payung ini. Tiba-tiba ada yang memanggilku dari belakang, “nid.. nida tunggu” aku pun menengok dan ternyata itu nicki. Nid kamu bawa payung ya, kalau gitu aku boleh ikut ya? Tanya nicki dengan nada memelas. Tapi kan payungnya kecil lagi pula  aku mau ke toko buku dulu mau nyari novel, jawab nida. Kalu gitu sama donk aku juuga mau ke toko buku dulu ada yang harus aku beli, sahut nicki. Jadi gimana?? Dibolehin nebeng ga ni?? Celetuk nicki sambil mengangkat alis kanannya. Ya... gimana ya.. ya udah dech boleh, jawab nida. Mereka pun sepayung berdua di tengah-tengah indahnya gerimis. Di dalam hatinya nida berkata “duh kho jantung ku jadi deg-degan gini sh rasanya mau copot. Terus kalo di deket nicki rasanya nyaman banget tapi kalo nicki tau jantungku berdenyut sekencang ini bisa malu aku. Dalam hatinya nicki juga berkata “duh kho jantungku deg-degan gini sih, mungkin karena aku lagi jalan sama cewek yang aku sukai selama 2 tahun. Untuk mencairkan suasana aku pun bertanya basa-basi terlebih dahulu, “ehk nic tumben kamu gx sama teman-teman kamu sih? Kalian kan udah kaya soulmate gitu dech”. Gak tau tuh mereka ninggalin aku mungkin ada urusan, jawab nicki. Ehk nid sebelum ke toko buku, aku mau ngajak kamu ke suatu tempat. Kemana ?? tanya nida dengan penuh rasa penasaran. Nanti kamu juga tau yang pasti tempatnya indah banget ucap nicki. Akhirnya kita sampai di sebuah bukit yang bisa melihat pemandangan yang sangat indah dan aku sangat senang. Setelah tiba di puncak bukit gerimis pun berhenti dan muncullah sebuah pelangi yang sangat indah. Ehk nic lihat dech pelanginya indah ya, tau gak pavoritku itu apa? kata nida. “emang apaan??” tanya nicki balik. “Pelangi” jawabku singakat. Nicki pun mentertawakan nida hahahahaha.... kenapa ketawa memangnya ada yang lucu apa, ucap nida. Iya.. selain kamu lucu kamu juga imout dan manis jawab nicki. Nida pun memalingkan mukanya sambil tersenyum manis. “Ehk nic ngomong-ngomong kamu mau ngelanjutin sekolah kemana?” Tanya nida. Belum ada rencana tuh, jawab nicki. Kalau kamu nid? Jika aku lulus dan jika aku panjang umur aku akan melanjutkan ke SMA, jawab nida. SMA mana??? lanjut nicki bertanya. Pastinya masih di kota ini lah.
Kemudian nida dan nicki pun melanjutkan tujuan utamanya yaitu pergi ke toko buku dan setelah itu nida pun pulang ke rumah dan nicki pun sebaliknya. Tiba di rumah nida pun masih senyam-senyum kemudian menulis di buku dairynya.
Dear dairy
“ya tuhan aku belum pernah merasakan kebahagiaan yang pernah aku rasakan seperti yang aku rasakan saat ini dan aku sangat bersyukur karena engkau telah memberikan kebahagiaan kepadaku lewat nicki, semoga kebahagiaan ini tidak akan pernah berakhir”
Waktu ujian akhir sekolah pun tiba, nida pun tidak chatingan lagi serta membaca novel lagi dia sangat fokus belajar, karena dia ingin lulus dengan nilai yang memuaskan serta di terima di sekolah yang di inginkannya. Nicki pun sebaliknya dia tidak nonton bola lagi serta tidak main-main lagi. Dia sangat serius belajar supaya dia lulus dengan nilai yang memuskan. Hari kelulusan pun tiba. Ini adalah hari yang paling menengangkan. Tapi nida yakin dia pasti lulus karena dia sudah belajar dengan keras dan serius. Tapi tetap saja jantung nida deg-degan. Nicki pun saat itu juga deg-degan saat itu karena dia takut tidak lulus. Tapi hati kecilnya nicki berkata “aku yakin pasti lulus karena aku sudah belajar”. Akhirnya nida dan nicki pun lulus dengan nilai yang memuaskan. Nicki pun menghampiri nida “hei..iiii.. nid gimana lulus gax?” allhamdulillah aku lulus, kalau kamu? lanjut nida bertanya. “Ya luluslah” nicki menjawab sambil tertawa senang. Hehehehe...........
Nida menulis di buku dairynya.
Dear dairy
“kini aku pun telah usai menjalani masa-masa SMP dan akan berpisah sama teman-teman ku terutama yanti dan nicki. Aku tidak tahu suatu saat nanti aku akan bertemu lagi sama mereka atau tidak. Dan hari-hari yang penuh dengan canda dan tawa pun kini akan berakhir karena masa-masa indah itu Cuma ku temukan di SMP. Aku tidak tahu apakah masa-masa itu akan ku temukan lagi atau tidak.
Nida pun kini di terima di sekolah yang selama ini di dambakannya. Hari pertama nida masuk sekolah, di tengah perjalanan tiba-tiba turun gerimis pada waktu itu nida lupa membawa payung. Nida pun akhirnya terpaksa basah-basahan. Tiba-tiba ada yang memayungi nida dari belakang, ehk kenapa ujan-ujanan hari ini kan hari pertama masuk sekolah. Hati nida pun bertanya-tanya, siapa sih??? tapi suaranya itu tidak asing lagi di kuping nida. Lalu nida pun menengok ke belakang, kamu ya nicki lho.. kho.. di sini sih..... bukannya...., “kenapa nid kaget ya, kamu mengira bahwa kita tidak akan bertemu lagi” ucap nicki. Ya gitu dech, sahut nida. Mereka pun sepayung berdua sampai sekolah.
Nida dan nicki pun kelasnya berbeda, mereka menjadi jarang bertemu dan saling menyapa, mereka seperti orang yang tidak saling mengenal. Beberapa hari kemudian pada waktu pulang sekolah nida dan teman sebangkunya yaitu nina lagi jalan dan di depan nida kebetulan ada nicki yang sedang bergandengan tangan sama seorang cewek. “Ehk nin tau ga siapa yang sedang gandengan tangan sama nicki???” tanya nida. “Oh cewek itu namanya Nara, denger-denger sih katanya dia itu pacarnya nicki” Jawab nina. setelah mendengar jawaban nina seketika nida merasa lemas tak berdaya, dadanya sesak sulit sekali untuk bernafas seperti tubuh ini menahan beban berat yang kasat mata. Apa...aaa cewek itu pacarnya nicki, ya..aaa ampun kenapa hati ini terasa sakit saat aku mendengar itu. Apa aku tengah cemburu??? Gerutu nida dalam hatinya. Mungkin aku mulai menyukai nicki, tapi sekarang dia udah ada yang punya. Saat itu pun nida tidak lagi bisa menahan perasaannya, dan mata nida pun mulai berkaca-kaca.
Sesampainya di rumah nida pun langsung berbaring di kasur tempat tidurnya sambil memeluk sebuah boneka teddybear berwarna coklat kesayangannya. Dio ternyata ini yang namanya sakit dalam kata cinta, rasanya sakitttt banget.  (ngomong sama boneka) dan nida pun berling air mata. Nida pun tak lagi menulis dalam buku dairynya, semua yang menyangkut tentang nicki nida mencoba untuk menjaga jarak. Baik jaga jarak dengan perasaannya itu maupun jaga jarak dengan nicki. Karena nida terlanjur sakit dengan apa yang nicki lakukan terhadapnya. Tapi ini bukan salah nicki, ini hanya masalah waktu yang memberikan rasa ini terlalu lambat. Sehingga nicki pun akhirnya memilih orang lain. Malam pun berlalu, berharap kegalauan nida pun ikut berlalu. Tapi semua itu ga ngaruh nida pun masih merasakan luka itu, nida masih bisa mengontrol rasa itu, kecewa, sakit, dan sedih yang dirasakan nida di simpan dalam-dalam. Tiba-tiba nida melihat seorang cewek yang sepertinya nida sempat mengenal cewek itu, ternyata cewek itu adalah nara tapi dia bergandengan tangan yang tepatnya cowok yang di sebelahnya bukan nicki. Siapa cowok yang di sebelahnya itu??? Nida semakin penasaran. 2 minggu pun berlalu, nida pun berhasil menghindari nicki, tapi sayangnya nida belum berhasil menghindari rasanya untuk nicki. Rasa itu jelas nyata masih menyimpannya untuk nicki. Tring..tring.. nada sms bunyi “nid aku tunggu jam 14.00 di sebuah jembatan yang menuju arah sekolah” ternyata sms itu dari nicki. Nida pun semakin kalut dengan perasaannya itu dia bingung harus datang atau tidak. Jam pun sudah menunjukan 13.55. dia pun masih bingung, kebingungannya naik menjadi level 10. Nicki pun sudah berada di sebuah jembatan bahkan sebelum nicki sms nida pun nicki sudah berada di jembatan itu, karena dia yakin bahwa nida pasti akan datang menemuinya. Waktu menunjukan 14.45 tapi nida pun masih tak nampak, gerimis pun turun, nicki pun masih teguh dengan pendiriannya dia masih tetap setia menunggu nida datang. Tak lama sosok gadis mungil tinggi dengan perangai imut dan manis itu  menghampiri nicki berpayung hitam tidak salah lagi itu adalah nida. Akhirnya kamu datang juga nid, ucap nicki. Yaa aku datang, karena aku tidak ingin membuat anak orang sakit ujan-ujan gara-gara menungguku. Nicki hanya tersenyum manis sambil menatap nida. Nid mungkin waktu ku tak banyak, aku hanya ingin mengatakan sesuatu selagi aku bisa mengungkapkannya bahwa aku menyukaimu, aku menyayangimu bahkan rasa itu aku rasakan semenjak aku melihatmu saat ospek awal masuk SMP”. Nida pun sangat terkejut dengan pengakuan nicki itu, nida merasa ragu dengan apa yang dikatakan nicki karena ia masih menyimpan rasa takut untuk terluka lagi, dan dipermainkan lagi. Jika memang kau benar-benar menyukaiku selama itu, kenapa kamu malah milih berpacaran sama nara. Kenapa baru sekarang kamu mengungkapakan rasa itu??? Tau kah kamu betapa sakitnya aku melihat kelakuanmu itu, yaaa bahwa aku juga sempat merasakan rasa itu terhadapmu. Tapi sekarang percuma semuanya sudah terlambat aku sudah tidak merasakan rasa itu lagi. Nicki pun hanya tersenyum bahagia mendengar semua celotehan dan pengakuan nida. Nid sebenarnya hubungan aku dan nara hanya untuk 1 tujuan yaitu membuat kamu cemburu dengan begitu aku bisa tahu kamu memiliki rasa itu atau tidak. Nida pun merasa jengkel dan kesal setelah mendengar jawaban nicki, lebih tepatnya aku sedang dipermainkan nicki. Nida pun langsung memalingkan mukanya dan meninggalkan nicki yang masih sedang memberikan penjelsannya. Nid.. nidaa tunggu, teriak nicki. Nicki pun langsung mengejar nida dan meraih tangan nida. Nid aku terima kamu mau marah atau kecewa sama aku, tapi satu hal yang aku inginkan saat ini “temani aku untuk melihat pelangi favoritmu itu untuk yang terakhir kalinya”. Tapi pelangi pun masih belum nampak, saat itu gerimis masih berlaju. Nida pun tetap kekeh ia melepaskan gengaman tangan nicki dan lari menyebrangi jalan raya. Nicki pun ikut berlari dan menyul nida. Cekitttttttttttttttttttttttttttttt Gubrakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk ........ suara itu sangat jelas di telinga nida dan menghentikan langkah kaki nida, dengan rasa was-was nida pun menoleh  dan ternyata nida melihat nicki yang sedang berbaring lemah di tengah jalan dilumuri dengan  darah. Nicki tertabrak sebuah truk yang sedang melaju sangat cepat ketika menyebang menyusul nida. Nic..nicki.. buka matamu.. aku disini.. ma’afkan aku.. jika memang kamu benar-benar mencintaiku maka bukalahk matamu demi aku. Kemudian perlahan nicki pun membuka matanya sambil berkata dengan terbata-bata “nid makasih sudah sempat hadir di hidup aku, tau kah kamu hal terindah selama hidup aku adalah mengenalmu dan mencintaimu sambil mencoba memberikan senyuman termanisnya” kemudian mata nicki pun perlahan menutup dan nicki pun telah pergi tuk selama-lamanya. Nida pun tak kuasa menahan tangis mendengar ucapan nicki. Dan melihat keadaan nicki yang berbaring lemah dan sudah tak bernyawa lagi itu. Gerimis pun terhenti dan muncullah sebuah pelangi yang membentangi jembatan itu. Pelangi yang ikut menyaksikan kepergian nicki.
Nida pun kini baru menyadari bahwa ternyata selama ini ada seseorang pria yang sungguh-sungguh mencintainya. Tapi kini semuanya telah sia-sia, semuanya telah sampai pada titik puncak yaitu sebuah perpisahan untuk selama-lamanya. Dan kini Nicki pun telah tiada.
So selama pasanganmu masih ada, jagalah dia dan sayangilah dia dengan sebaik-baiknya jangan sampai kamu menyesal ketika pasanganmu telah tiada. Dan ketika kamu memiliki rasa terhadap seseorang maka ungkapkanlahk selagi kamu masih bisa mengunkapkannya. Karena waktu itu ada batas kadaluarsanya kita tidak tahu kapan batas kadaluarsa kita di dunia ini datang memghampiri.

 THE END