Minggu, 02 Juni 2013

Cerpen Dinda Si Jufe [Jurig Facebook]

Dinda Si Jufe (Jurig Facebook)
Add caption
Bangun tidur, nyari hp, online, FACEBOOKAN, update status, tarik selimut, tidur lagi, bangun lagi, nyari hp, bengong... itu lahk gue (Dinda widiasyira putri, seorang mahasiswi berjilbab tingkat 3 jurusan pendidikan biologi di sebuah universitas swasta). dan itulah rutinitasku setiap paginya,,, HAHAHAHAHAHAHA. Belum sampai disitu saja ada kebiasaan yang lebih unik lg, tepatnya bukan unik sih tapi malah aneh yaitu tidur di kamar mandi. Kayaknya kamar mandi bagi seorang dinda bukan sekedar kamar mandi tapi bisa dijadiin kamar tidur plus tempat nongkrong (facebookan sambil mp3an). Kayaknya wajib sewa toa dimesjid pinggir kosan tuh, dijamin ampuh buat bangunin dinda” sahut ka sita dari balik pintu luar kamar mandi.Rese ni konco-konco kosan pelangi pada JAYUS (jail dan usil) semua ni awas kalian semuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa celetus Dinda dengan nada keras dan muka garang dari dalam kamar mandi, ia baru bangun dari tidur yang ke 3 kalinya.  30 menit berlalu dan akhirnya keluar juga tuh JUFE (jurig facebook) alias Dinda dari kamar mandi.  Kenapa ehk kenapa dia di panggil JUFE, dan jawabannya karena ehk karena dia itu tiada hari bahkan tiada detik di manapun dia berada pasti facebookan dan apa apa yang dia lakukan pasti diupdate tuh ke facebook. Terkecuali dikarenakan 2 hal yaitu pada saat gax punya pulsa atau Hpnya sedang lowbat. Eitsssssssssssssssssssssss lupa masih ada LAPTOP tuh dan modem hasil ngojeg punya tetangga HAHAHAHAHAHAHA. Selain itu masih banyak warnet berjejeran, apalagi hotspot area. Ini kan tahun 2013 bukan zaman primitif lagi. Jadi tak perlu risau dan galau lagi  kalau HP or laptop tidak berfungsi untuk online. Gitu aza kho repot hehe,,, selalu ada kesempatan dan jalan untuk online-online.
Sekarang ngampus gx din? sahut ka Sita dari jendela kamarnya, ngampus ka jawabku dengan nada pelan. Ka Sita adalah tetangga kamar kosan yang selalu minjemin modem. Jam berapa emang masuknya? ka Sita kembali nanya. Jam 10.20 ka” sahut Dinda,  lho ini kan udah jam 10.30 celetuk Sofi teman sekamarku, Apaaaa......? dengan nada tinggi dan muka kaget, aku pun bergegas siap-siap untuk berangkat ke kampus. “penyakit permanen lupa sarapan pagi”, “telat berangkat ke kampus, bagi ku sudah biasa”, “segarkan aku ya Allah supaya aku tidak mengantuk di matkul ini” baru saja, itulah setatus-setatus yang di update Dinda selama perjalanan menuju kampus sampe tiba di kelas. Ga heran lagikan dengan julukan kecenya JUFE. 2 jam pun berlalu mata kuliah pertama telah selesai, masih ada 1 matakuliah lagi yaitu jam 15.00, masih banyak waktu buat  pulang ke kosan, nyari makan, istrihat dan yang paling utama itu adalah online. tiba di kosan, ku letakan tas di meja dan langsung berbaring di atas kasur pinggir jendela kamarku sembari pegang HP yang selalu nempel di tangan kananku. Yang tidak lain sedang membuka jejaring sosial facebook. Bagi ku facebookan itu adalah rutinitas yang tak pernah tertinggal di kamus harianku. Tapi pandanganku berbeda dengan orang-orang yang telah terjerat cinta di facebook, bagiku facebook adalah sekedar hiburan belaka,  aku bisa tertawa, sedih, ngerasa jengkel, berbagi cerita, bersama mereka temen facebookku dan belum tentu juga yang di omongin di facebook itu sama dengan kenyataannya. Anehnya aku tidak mengerti dengan orang-orang yang sampai jatuh cinta sama teman facebooknya dari mana datangnya rasa itu??? (dari jempol) HAHAHAHAHA ...... Mana mungkin Cuma bermodalkan fhoto, identitas yang belum tentu keasliannya terus chating atau saling berkomentar di setatus-setatus mereka itu bisa sampai saling suka bahkan saling jatuh cinta dan lebih parahnya lagi ketemuan, jadian, pacaran, trus married dech. OH no no...., aku gx percaya sampai segitunya.
Bahkan katanya fasha ungu sama adelia pun awalnya nemu di facebook tuh, ahk jangan yang jauh-jauh dech bahkan ka sita ama pacarnya juga berawal dari facebook, temen SMA, tetangga dan masih banyak lagi semua yang merajut cintanya sampe ke jengjang pernikahan berawal gara-gara facebook. KHO BISA? (dan itu masih tanda tanya gede, di kepalaku). Kalau facebook itu sampai nemuin soulmate-soulmate mereka W.O.W dech facebook tuh, tapi itu gx bakalan terjadi di hidupku dan kalaupun terjadi.... ahk.... gx mungkin dech. Facebook itu hanya dunia maya,,, ingat hanya maya dinda dan kalau maya gx nyata donx. Tiba-tiba ekspresi mata ku melotot kaget saat liat layar hp ku banyak pemberitahuan. Aku pun dengan penuh rasa penasaran satu persatu membuka pemberitahuan itu deredetttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt ternyata semua pemberitahuan dari  BUDAK NARSIS, dia nyumbang jempol plus komen photo-photo ku dari yang terbaru ampe yang terjadul. Apa apaan ni BUDAK NARSIS kebayang ni anak ngobrak ngabrik FB gua sambil garuk-garuk kepala yang gax gatal,, dan parahnya lagi komennya itu lho nyakitin.... ngeledek semua. Dengan rasa kesal bin jengkel aku pun tak mau kalah, aku pun mebalas komennya satu persatu. Walaupun tangan ni udah pegel ngetik tapi tak mengurungkan niatku tuk membalas kata-kata ledekannya itu. Kring..kring..kring nada sms bunyi, “masuk dinda”. aku pun langsung Ofline dan segera bergegas untuk masuk matkul terakhir. Selama proses pembelajaran aku pun tak begitu konsen dengan apa yang di jelaskan oleh dosen embriologi, masih memikirkan temen facebook yang bernama BUDAK NARSIS itu. Baru kali ini aku nanganin temen FB yang super nyebelin itu “liat aja nanti tunggu pembalasanku heyyyyy... BUDAK NARSIS” gerutu dinda dalam hatinya.
Ketika aku lagi online, Tiba-tiba Tring tring,,, bunyi wall dari seseorang,,
BUDAK NARSIS
budak jore?
BUDAK JORE
Iya balesku singkat
BUDAK NARSIS
Aku.. aku..aku..
BUDAK JORE
Iya kenapa? Ada apa?
BUDAK NARSIS
Suka suka suka
BUDAK JORE
Suka?? Siapa?? Ma siapa??
BUDAK NARSIS
Aku suka sama kamu
Kalau tidak keberatan boleh minta no Hpnya?

ni orang GAJE banget ngelindur kali ya, sumpah baru kali ini aku benar-benar kehabisan kata-kata buat bales chatingnya mesti bales apa, dan berkata apa (sambil ngetuk-ngetuk jari di atas keyboard) 3 menit berlalu dan akhinya tiba-tiba jariku menekan tombol
BUDAK JORE
08382778xxxx
BUDAK NARSIS
Terimakasih budak jore
Lanjut di mesage ya
Tidak lama HP ku pun berbunyi dan ternyata itu sms dari dia.
Dari peristiwa saling bertukar no HP, mulai dari situlah aku mulai menganal dia. Dia Dendrian pratama sosok yang tinggi dengan memiliki mata sifit dan alis yang tebal, itu pun hanya sebatas tau dalam photo aslinya only god know. Dia sekarang sedang study di jepang dia mengambil jurusan sastra jepang, dia mendapatkan beasiswa. Katanya sih, dia waktu ikut pendaftaran beasiswa itu, cuma iseng-iseng doang bersama adeknya, ternyata takdir mengijinkannya untuk mencari ilmu di negri sebrang sana kyoto jepang.
Sering saling komen status, smsan dan cating bareng, aku tak tahu apa yang aku rasakan, hari-hariku terasa berbeda setelah mengenalnya semakin penuh warna, dia selalu membuatku senag, tertawa, bercanda bersama, dia anknya gokil banget ternyata. Dia selalu meluncurkan  kata-kata gokil yang bisa buat aku gax bisa nahan tawa apalagi dengan kata-kata andalan narsisnya yang membuatku suka untuk ngeledeknya balik. Disaat aku merasa suntuk dengan tugas-tugasku dan disusul dengan ujian tengah semesterku dia selalu memberi semangat dengan mengirim kata-kata motivasi dan lagu-lagu yang bisa buat aku lebih semangat. ini adalah kata-kata yang paling aku ingat darinya saat ujian tengah semester hari pertama “Good luck, semoga di beri kemudahan dan kelancaran, apabila ada soal yang susah panggil z nama ku 3x,, dendrian.. dendrian..dendrian.. pasti aku datang,, kalau gx datang-datang juga berarti gx ada angkot hehehe.. ni ada lagu penyemangat buat kamu “Mujhse Dosti karoge” (lagu india).
BUDAK NARSIS ini selalu bikin aku senyum-senyum sama layar HP, dikira sengklek atau autis ma temen-temen udah biasa.
Disaat dia tak ada nongol di FB ataupun tak ada sms darinya aku merasa sepi, aku merasa langit tak secerah kemarin, matahari tak lagi menampakn senyumnya, bintang pun bersembunyi di balik awan hitam, lalu rembulan free tak memberikan sinarnya, hanya semilir angin dan hening yang kurasa. HAMPA BEUUUD (hampa banget)  kalo kata-kata anak alay mah. Sebenarnya apa yang sedang dirasa. Ada rasa yang beda dalam diri ini,,, aku tak tahu rasa apa ini??,, mmm aku bingung dan amat teramat bingung.
Malam ini, seperti malam-malam biasanya,, semua anak-anak kost ngumpul di kamarku, maklum kamarku adalah bascamp anak kosant pelangi.  Setelah seharian sibuk sama kesibukannya masing-masing. Malam ini anak-anak saling cerita tak jauh dari jalan cerita cintanya masing-masing atau tentang gebetannya yang di FB. Sebenarnya, aku juga ingin cerita sih,, tentang yang aku alami dan aku rasankan saat ini. tentang, temen deketku  yang di facebook. Tapi kalau aku cerita,, omongan yang dulu aku omongin ke mereka tentang, apa-apaan sih punya pacar di facebook. Cuma modal foto sama identitas doang, emang bisa?. Nanti mereka bilang apa ke aku. Ya udah aku hannya diam saja, ngedengerin cerita-cerita heboh mereka. Tapi,, aku juga pingin cerita,, cerita Gax ya..???  “tahan-tahan dinda,, jangan cerita ke mereka”, gerutu hatiku.
Tapi, lama-kelamaan, mereka pada curiga dengan tingkahlaku ku yang sibuk sendiri sama senyum-senyum sendiri sama HP yang ku pegang. “ tiba-tiba suasana yang tadinya rame menjadi hening semua anak kos termasuk sofi dan ka sita matanya tertuju padaku. Dinda, kamu ini kenapa sih senyum-senyum dan sibuk sendiri, kaya orang yang autis saja” sahut ka sita. “ ga ko, ga apa” sahut ku. “sini, coba liat HPnya, lagi smsan sama siapa sih??” sofi langsung merebut HP dan membaca isi smsku.“Hey,, temen-temen, ternyata dinda lagi smsan sama temen FBnya, yang namanya Dendrian loh,, hahaa,, cie-cie Dinda” sahutnya. . setelah mendengar ungkapan dari Sofi, temen-temen di kost pun langsung heboh. Semua anak kosan mengepungku dan mengintrogasiku. “Dendrian itu siapa? dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang di lontarkan dari masing-masing anak kosan. Dendrian itu temen facebookku, dengan nada pelan dinda menjawab. Sekarang kamu baru ngerasainkan, yang di rasain sama kita-kita..” ujar ka sita, “Senjata makan tuan niH ceritanya, hhaa” celetuk sofi. Tapi kita bahagia kho liat dinda sekarang beda dengan dinda kemaren-kemaren, sekarang lebih ceria dan rajin dalam hal apapun. Tenyata ada someone di balik perubahan itu semua Achieeeeeeeee, semoga berlanjut ya din. Kapan lagi.com kamu kaya gini udah lama kamu tak seceria ini.
2 minggu berlalu hubungan ku dengan Dendrian pun berjalan dengan baik dan komunikasi pun tetap berjalan lancar.
“Oh iya, besok ada tanggal merah ya,, horeeeee libur,, lumayan ada 2 hari buat pulang ke rumah. Besok pulang akh” gerutu dalam hati Dinda.
.5 jam berlalu dihabiskan dalam bis, kebayangkan udah berapa puluh tuh yang di updatein dinda ke FB selama 5 jam perjalanan. Dan hasilnya banyak yang ngeWall ke dinda bahwa semua beranda dipenuhi status-satus dinda, HAHAHAHAHA. Jarak ke rumahku sangat jauh. Bisa-bisa gosong ni pantat. HEU tapi hadirnya BUDAK NARSIS dalam hariku sejauh apapun perjalanannya tetap tak terasa boring,hehehehe makasih BUDAK NARSIS. Setelah sesampainya di rumah, akupun langsung menciun punggung telapak tangan ibu dan bapakku. Tidak hanya mereka masih ada 3 rumah lagi yang menyambutku. Sudah biasa dengan keluarga besarku yang selalu heboh dengan kedatanganku. Ini lahk saat-saat yang aku rindukan selama berada jauh dari mereka. Mereka menyambut dengan penuh senyum padaku. Setelah itu akupun langsung kekamar, beristirahat. Setelah lelahku hilang, malamnya lanjut dengan mengobrol bercerita bersama keluarga besarku di ruangan tengah. Suasana yang amat hangat. Tiba-tiba berapa usiamu sekarang celetuk bapak, (pura-pura tidak tahu). 21 pak, jawab dinda. bagaiman kuliahmu bukankah setahun lagi kamu akan wisuda??? 21 itu bukan angka sedikit dan penuh tanggung jawab. Aku tidak tahu apa yang sedang di omongin bapak dan mengarah kemana pembicaraannya itu, iya pak mudah-mudahan mei 2014 aku sudah jadi sarjana minta do’a nya saja pada ibu bapak. Jawabku dengan terbata-bata. Tanpa kamu meminta do’a itu selalu terucap untuk anak-anaknya sahut ibu, tak ada lagi yang di harapkan selain melihat seorang anak bahagia dan sukses hanya itu harapan kami selama hidup. Sepertinya pembicaraan semakin mengarah kearah yang serius tiba-tiba suasana pun mendadak hening.
 “Din, kamu sekarangkan udah dewasa, terus sebentar lagi kuliahmu selesai. Pasti kamu akan menghadapi tangga kehidupan berikutnya yang lebih serius dan penuh tanggung jawab, yaitu menikah.”
Perkataan bapak, membuatku tertunduk lemah pada sebuah kursi yang terbentang di ruang tamu, kakiku seakan tak bisa menopang berat tubuhku, dadaku sesak seakan menahan beban berat yang kasat mata. pandanganku pun langsung tertunduk dan berpikir dengan memutar otaku lebih keras memikirkan perkataan selanjutnya setelah bapak mengatakan itu. “ sebenarnya bapak dan ibu, berniat akan menjodohkanmu, kira-kira” kamu setuju tidak?” ucap bapak, melanjutkan perkataannnya tadi. Tapi bapak tidak akan Memaksa kamu jika kamu sudah mmempunyai pilihan kamu sendiri.  Sambil menghela nafas dan memandang kedua mata bapak dan ibu dengan penuh keberanian, aku memberanikan untuk menjawab pertanyaan itu, “Pa, Bu, Dinda ngerti, niat bapak dan ibu itu adalah untuk kebaikan ku juga, tapi,, tapi,,” aga berat aku untuk mengungkapkan perkataan selanjutnya, namun aku harus mengatakannya. Sambil pandanganku tertunduk, aku pun melajutkan ucapanku “Tapi, dinda sudah punya pilihan dinda sendiri ”. “sama siapa? Tanya ibu. Ternyata anak kita laku juga ya pak,, iya bu. Hmmm’ emangnya dinda barang laku tidaknya. Gerutu dinda dengan bibirnya di moyongkan alias manyun.
Aku pun menceritakan kepada bapak dan ibu mengenai orang yang ku pilih, yaitu Dendrian, “Dia  Dendrian, aku kenal dia melalui facebook. “Facebook itu yang internet itu” sahut ibu. “Iya bu pak” jawabku singkat. “kamu pernah bertemu dengannya, atau tidak pernah sama sekali dan kamu kenal dengannya sejak kapan”, nada bapak bicara makin tinggi dan dengan muka penasaran, karena ia mendengar mengenal dia dari facebook. Dengan rasa takut dan deg-degan akupun nekat untuk menjawab pertanyaan bapak, kenyataan yang sebenarnya, “belum sama sekali,, tapi aku yakin dia orang baik dan serius sama Dinda,,”  So yakin padahal cuma modus doank biar Ibu dan Bapak berhenti mengurungkan niatnya untuk menjodohkanku. Sebenarnya aku juga bingung aku punya hubungan khusus alias pacaran atau hanya sebatas teman dekat saja. Sempat ku menanyakan tentang pengakuanya menyimpan rasa suka terhadapku itu serius atau hanya april mop saja, dan jawabannya
“aku serius,
 I don’t know why..
sometime i feel so confiused,
why am ihave to fallin in love with someone,
but actually you are so far away from where i am”.
Ketika mendengar jawaban itu, bingung ku bertambah levelnya menjadi 7, bingung harus bales apa. Dan aku pun mengirimkan sebuah sms yang isinya
“tidak ada yang salah dengan sebuah rasa,
 karena dia bisa datang atau pergi kapanpun selagi dia mau,
karena kita tidak akan pernah tau misteri tuhan,
dia lah sang membolak-balikan hati,
biarlah misteri itu terungkap satu persatu dengan kita menjalaninya”.
Dan akhirnya kita memutuskan menjalani skenario yang telah tuhan sediakan untuk kita, biarkan dia menonton FTV kita. Mengenai endingnya mau sad ending ataupun happy ending selebihnya itu tergantung pada kehendaknya.
Memangnya asli orang mana dia???, tanya ibu. Sukabumi bu, tapi sedang study di jepang dia mendapatkan beasiswa, sahut ku. Apaaaa sukabumi?? Jepang??, aneh-aneh saja kamu ini din, celetuk bapak. dilanjut komentar ibu, di zaman sekarang ini jangan terlalu mudah percaya sama orang lain,, apalagi ini Cuma lewat facebook, kita ga tahu aslinya dia,,” perkataan itu sepertinya tidak asing lagi. Benar kata-kata itu adalah kata-kata yang sering di lontarkan oleh bestfriend ku kepada  ku.
Sebagai seorang ibu, ibu hanya bisa memberi nasehat-nasehatnya kepadaku. Ibu dan bapak hanya tidak ingin kamu terluka nantinya atau menyesal dikemudian hari. Nasehat-nasehat ibu ada beneranya juga, tapi kenapa dalam hati ini aku merasa yakin dengan Dendrian. Ya sudah jika memang dia itu bersungguh-sungguh padamu, maka dia akan meluangkan waktunya berusaha pulang ke indo untuk menemuimu celetuk bapa. Sebenarnya ibu dan bapak hanya mengetes kamu saja din, habisnya ibu dan mbapak menunggu kamu membawa calon yang kemudian akan di kenalkan kepada kami. Tapi kenyataaannya calonmu jelas-jelas amat jauh keberadaanya. Wajarlahk ibu dan bapak was-was dengan pasangan hidup yang ku pilih kelak, karena aku adalah satu-satunya keturunan keluarga yang masih single maklum aku anak bungsu dari 2 bersaudara. Apalagi  keluaraga kami mempunyai tradisi yaitu keturunannya akan menikah dengan kerabat jauh untuk mempererat tali persaudaraan. Tapi hanya ada 1 orang yang tetep kekeh dengan pilihanya sendiri yaitu paman, dia memilih seorang wanita asli orang bandung. Aku salut sama paman dia tetap yakin dengan pilihannya sendiri tanpa tergoyahkan oleh keluarga. Acungi beratus-ratus jempol dech atau perlu beribu-ribu jempol dah tuh buat pamanku. Karena sesungguhnya hanya diri sendiri yang bisa meyakinkan apakah pasangan yang kita pilih pantas untuk dipertahankan atau tidak. Setelah mendengar ucapan bapa aku pun berfikir memutar otak ku,, dengan meyakini hati ku sendiri. Mau jauh ataupun dekat bila sudah waktunya siapun dia Dendrian atau yang lain maka dia akan segera dekat denganku. Ya masih ada alloh biarkan dia yang mengatur semua itu. Akhinya aku lega, kirain teh benar-benar akan dipaksa di jodohkan sama ibu dan bapak.
Keesokan harinya, aku pun kembali ke kosanku. Dan aku mencoba untuk menghubungi Dendrian karena beberapa jam berlalu aku berfikir keras dan merenung tentang semua perkataan dan nasehat ibu dan bapak yang aku cerna dalam-dalam. Sampai-sampai aku pun lupa facebookan terutama menghubungi Dendrian. Namun entah mengapa, akhir-akhir ini ia sangat sulit untuk dihubungi, di facebook pun tak nongol. Kenapa gx telphon saja ya, ahk urungkan saja niatmu untuk nelphon dinda, nelphon ke luar negri kan mahal, hehehehe. “Sebenarnya kamu itu lagi apa sih??? Missing you. Berbicara sama HP. Melihat keadaanku yang tidak dari biasanya apalagi ditambah raut mukaku yang dari tadi cemberut sambil fokus liatin HP, ka sita dan sofi pun bertanya padaku “kenapa din kamu?? Biasanya kamu selalu ceria, tp kenapa raut mukamu sedih seperti itu???”. Sepertinya aku sedang galau dech kalau kata anak-anak alay mh. Malahan galaunya udah naek level jadi tinggkat ibu kota bukan provinsi lagi. Hahahahahaha ka sita dan sofi malah mentertawakanku setelah mendengar pernyataan dinda. dinda hanya tertunduk tanpa merespon ledekan mereka. “Pasti kamu galau gara-gara dendrian ya???” Tanya ka sita. “Memangnya sudah sampai mana sih hubungan kamu dengan dendrian???, aku lupa baca tabloid hari ini, hehehe” Lanjut pertanyaan sofi. Entahlahk, aku juga bingung aku merasa cemburu saat dia saling komentar dengan temen FB cewe, aku merasa kangen saat dia tak nongol di FB, dan aku merasa jengkel saat dia tak menyapaku ketika dia online. setelah mendengar semua perkataan dinda, ka sita dan sofi pun malah lanjut ngeledek dinda sambil mentertawakan dinda. hahahahaha dinda..dinda baru kali ini lihat dinda galau kaya gini mesti di abadikan ni, “ahaaaaaa ... bagaimana kalau kita vidio aja buat kenang-kenangan di masa depan.” Celetuk sofi. Dinda pun makin geram dengan ledekan-ledekan mereka. Dinda tak kuasa menahan amarah juga kekecewaan yang ia rasakan, karena yang dinda butuhkan saat ini adalah pendapat atau nasehat dari temannya yang bisa buat bangun dari kegalauan itu. Akan tetapi yang dinda peroleh hanya ledekan, dinda pun lama kelamaan meneteskan air matanya. Dan seketika ka sita dan sofi pun diam, dan berhenti meledek kemudian sibuk berusaha menenangkan dinda yang berujung menangis itu. Dinda, ma’af ya jika perkataan kami tadi ada yang menyinggung mu, kami tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya diam sambil merasakan kesedihan ini, gays sebenarnya ini bukan salah kalian aku begini karena aku benci pada diriku sendiri. Dulu saat dia memberikan pengakuannya padaku tentang menyimpan sebuah rasa terhadapku, aku tidak merasakan rasa apapun terhadapnya. Tapi kini tepatnya malam ini aku merasakan rasa itu, rasa ini benar-benar ada untuknya. ka sita dan sofi pun sangat merespon kata-kata yang diungkapkan oleh dinda. din jika kamu benar-benar memiliki rasa itu maka ungkapkanlah, mungkin saja dia adalah yang terbaik yang dipilihkan alloh untukmu. Buanglah gengsi, jaim ataupun malu itu sebelum kamu menyesal nantinya. Tapi masalahnya aku masih ingat perkataanku di awal-awal kita berkenalan “status itu gx penting, yang penting kita merasa nyaman”. Dan aku masih ingat jelas kata-kata yang di send untuknya. “din apa yang kamu alami hari ini itu pernah aku alami sebelumnya bersama pacarku yang dari FB jg”, ucap ka sita. Tapi aku dan ka sita tuh berbeda, ka sita masih beruntung pacarnya dekat satu negara masih di negara indonesia, nah aku berbeda negara aku di indo dan dia di jepang. tapi aku pun terus berperang dengan hatiku sendiri, untuk memantapkan hati ini pada Dendrian. Walaupun akhir-akhir ini dia benar-benar sulit untuk dihubungi, di sms pun dia tak membalas.
Satu minggupun berlalu. Ketika sore menghampiri, kring.. kring..kring suara telphon bunyi, seketika aku mengangkatnmya “hallo asllamualikum” ku kira Dendrian “eumm, gimana kabar pilihan kamu itu, dikejutkan dengan suara bapak. Aku pun berbincang-bincang dengan bapak di telphon. Tapi yang jelas aku tidak menceritakan yang sebenarnya tentang Dendrian.
Sebulan berlalu, hari ini tepat sebulan dari mulai aku mengenal Dendrian. namun masih belum ada kabar dari Dendrian. Harapanku semakin memudar saja, sepertinya aku mulai putus asa. Dalam lamunanku, bertanya-tanya Apakah kamu hanya mempermainkanku Dendrian, disaat aku merasakan rasa ini kenapa kamu menghilang dari hari ku. Apa yang harus aku lakukan ya alloh untuk memantapkan hati ini??? Tiba-tiba lamunanku pun terhenti dikejutkan dengan pertanyaan ka sita dengan nada keras seperti biasa dengan posisi tubuh setengan badan nongol dari jendela kamarnya, “bagaimana din ada kemajuan gax??? Jadi hubungan kamu dengan dia  apa, HTS, TTM, PACARAN atau hanya sekedar TEMAN DEKAT saja???” masih dengan pertanyaan yang sama yang selalu dilontarkan oleh ka sita, awalnya aku selalu wolss we tidak terlalu merespon pertanyaan itu tapi kali ini mendengar pertanyaan yang di lontarkan ka sita aku pun makin berfikir keras bahwa aku membutuhkan suatu pernyataan untuk sebuah kepastian. Yaa tepatnnya kepastian tentang hubungan aku dan dendrian.
Sebenarnya aku tidak tau harus berbuat apa dan berkata apa, ini benar-benar sebuah kejutan, setelah aku mendengar pengakuan dari kamu bahwa kamu menyukai ku, . Karena yang aku tau aku tidak memiliki sesuatu yang spesial dalam diri ku.
Awalnya aku berfikir kenapa semua ini terjadi hanya dalam sebuah keadaan yang abu-abu, kamu berada di tempat yang sangat  jauh dari tempat ku berada. Tuhan aku menginginkan yang nyata bukan hanya sekedar khayalan belaka,.. akan tetapi siapa yang tau misteri tuhan itu seperti apa dan mungkin ini termasuk ke dalamnya. Aku mencoba menjalaninya seperti waktu sebelum aku mengenal kamu akan tetapi terasa ada yang berbeda aku merasa sepi,.. mungkin ini semua karena aku sudah terlanjur mengenal kamu yang diam-diam  masuk ke dalam kehidupan ku yang membuat hariku menjadi penuh warna canda dan tawa. Aku tidak tau dari mana datangnya kebahagiaan itu dan aku tidak tau cara seperti apa yang telah kamu gunakan untuk membuatku bahagia.
aku hanya berkata terima kasih kepada waktu yang telah memberi kesempatan untuk mengenal kamu dan aku senang mengenal kamu. Mungkin aku akan menunggu sekenario dan kejutan-kejutan yang lainnya untuk aku jalani kedepannya.
 ABU-ABU, Itu adalah judul sebuah catatanku di FB yang  di tag kepada BUDAK NARSIS alias Dendrian.
Aku tidak ofline aku masih menunggu dendrian di FB tiba-tiba ada 1 pemberitahuan. Dan itu benar-benar dari BUDAK NARSIS dia memberi komentar pada catatanku. “only god know”.
 tring..tring..tring.. bunyi wall dari seseorang, ternyata dari BUDAK NARSIS alias Dendrian,
“ Dinda, maaf kemarin aku ga ngasih kabar kamu, Aku ada tugas kuliah yang bener-bener nyita waktu aku.
ujar Dendrian,dengan rasa bersalah.
 “iya, ga apa-apa,
“Gimana kabar kamu din???”
“Baik alhamdulillah, sendirinya gimana???”
“Syukur dech kalo gitu mah, alhamdulillah istimewa. Hehe”
“Emangnya tugas apa sampai sebegitu sibuknya??”
“Pidato B.jepang din pusing gak masuk-masuk, waktunya mepet tgl 4 mei di tesnya.”
Aku pun mengirimkan kata-kata motivasi untuknya juga sebuah lagu jason mraz “lucky” untuknya seperti yang dia selalu lakukan saat memberi semangat padaku..
Dilanjut pertanyaan ku selanjutnya,
“emangnya kamu gx kpengend pulang bertemu dengan keluargamu??”
“Pengen banget din cuman aku bukan orang tajir yang bisa pulang pergi gitu aja,..”
“Sabar ya semua ada waktunya..”
“Iya tapi kangend sama someone yang ingin ku lihat segera,..”
“Pasti your mom ya,,??”
“Pastinya dan ada 1 someone,,”
“Kapan kita bisa bertemu,,”
Entahlahk, yang lebih realnya mungkin aku pulang 4 tahun lagi,..
semoga masih ada waktu yang berpihak kepada kita untuk mempertemukan kita nanti.
4 tahun bukan waktu yang singkat, kini aku dan Dendrian pun memutuskan menjalani hidup yang sedang berjalan dan sama-sama berusaha dan fokus dalam menggapai mimpi, asa, dan cita-cita masing-masing di tempat yang berbeda. Yaitu aku di indonesia dan Dendrian di kyoto jepang.
Tapi aku masih belum tenang dengan apa yang sedang aku rasakan terhadapnya saat ini yang belum sempat terucap padanya, karena selama ini sulit untuk jujur terhadapnya hanya karena bermodalkan gengsi. Masih ingat dia sempat berkata padaku “apa susahnya jujur sih”. Dan saat ini aku akan mengungkapnya. Mungkin lewat inbok FB lebih baik.
Bismillah.. semoga aku tak salah,
Aku merasakan lelah karena ulaku sendiri,
Gengsi, malu, dan jaim ..ku buang hari ini,
Memang dulu aku benar2 tidak merasakan rasa itu,
tapi tidak tau kenapa tiba-tiba hadir..
yaa bahwa aku menyukaimu,
aku ungkapkan selagi aku bisa mengungkapkanya..
4 jam berlalu tepat jam 09.01 minggu pagi kini masih belum ada nongol sama sekali dendrian online, aku pun makin resah dan putus asa. Ku ambil air wudhu dan bersujud kepada-Nya melaksanakan shalat sunah duha, tak ada yang lebih menenangkan hati ini selain mengadu padamu ya alloh. Dalam do’a ku selipkan harapku, berharap apapun balasannya dan apapun yang terjadi selalu berikanlah yang terbaik untuku.
Tring..tring..tring.. 1 pemberitahuan FACEBOOK (1 pesan baru),
BUDAK NARSIS
Rasamu yang sekarang telah terungkap,
sama halnya seperti rasaku kemarin yang begitu menyiksa batin ini,
namun setelah ku bertafakur, aku pun sedikit bisa menyimpulkan bahwa memang alangkah indahnya menjalin sebuah persahabatan yang dilandasi rasa saling menjaga, bukanlah sebuah hubungan seperti orang2 (pacaran)
yang nantinya menimbulkan dosa2 yang menurut kita pembuktian sayang kepada pasangan yang bukan mahromnya,
mudah-mudahan dengan persahabatan yang kita jalin, melabuhkan kita kedalam ikatan yang sakral.
BUDAK JORE
Amin ..
Alhamdulillah lega,
Memang itu yang sedang aku pikirkan..
Biarlahk kita saling menjaga dan mengingatkan sesama muslim..
“persahabatan ibarat sebiji benih yang ditanam, disiram dan di jaga rapi agar mengalir melalui kekuatan akarnya. Tunas yang kian berputik subur. Membesar menumbuhkan pohon. Berkembang menyerata ranting. Menimbun hijau dedaunan yang tak terhitung. Mewangi bunga-bungaan penuh aroma keharuman. Dan menghasilkan buah ranum yang segar dan menyehatkan. subhanallah” [enter]
W.O.W dech tu kata-kata, hasil dari mana lagi kalo bukan dari ngorehan ti bah GOOGLE hahahaha. Kalo ngerangkai sendiri kapan jadinya tu kata-kata. Udah zamannya bah GOOGLE yang siap membantu setiap masalah (kecuali masalah duit, beda deui eta mah) kapan aja dan dimana aja (asalmah aya pulza wen), thanks bah GOOGLE.
            Aku lega mendengar jawaban sementara yang menghasilkan sebuah kepastian yang aku tunggu-tunggu selama ini, yaaa.. walaupun hanya sebatas sebuah persahabatan tapi entah kenapa keputusan itu membuatku bahagia dan mersakan ketanangan hati, mungkin itu jalan yang terbaik untuk kita. tapi dalam hati aku dan dendrian masih merajut harap dan niat tuk kedepannya menjadi lebih baik dari seutas hubungan persahabatan menjadi sesuatu yang istimewa yang diridhoinya. Selebihnyaa itu tergantung pada kehendak-Nnya.
Ya alloh aku sadar aku tidak memiliki daya upaya, aku hanya mampu berencana. Tentang sebuah rasa yang telah kau titipkan, itu adalah kado terindah untuku. Tapi semua terserah kepadamu jua. Aku yakin engkaulah yang paling tau, mana yang terbaik untuku. Jika memang Dendrian adalah jodohku maka jagalah dia juga perasaannya untuku. Jika bukan jodohku maka gantilah dengan seseorang yang lebih darinya. Lebih tulus mencintaiku.
Bagaimana kelanjutan dari kisah dua manusia yang terhalang jarak dengan begitu banyak perbedaan, berbeda negara juga waktu yang sebenarnya mereka sama-sama saling memiliki rasa dan jawabannya “only god know” ini bukan akhir dari segalanya. Aku tidak akan berhenti menulis sebelum menemukan ending sebenarnya. Sad ending atau happy ending nantinya antara aku dan dia ? yang penting aku akan menjalaninya dengan penuh rasa syukur. Aku yakin semua yang terjadi dalam hidup ini bukan semata-mata karena kebetulan tapi semua itu telah digariskan-Nya.

THE END

3 komentar:

  1. Like this ceu widwid... cemumutt eaaa.... :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih makasih say,,
      cemungudt harus dan akan hehe...

      Hapus
  2. maaf numpang tanya.. gimana memasukan blok ini sampai bisa kesini.. boleh kasih tahu gak non...?

    BalasHapus